Tampilkan postingan dengan label arema FC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arema FC. Tampilkan semua postingan

singo edan VS bajoel ijoe

08.40

vs



Supporter – Kompetisi ISL semakin memanas, semakin berasa atmosfir persaingan yang menggelora, kali ini pertemuan dua musuh bebuyutan dari Jawa Timur, adalah Persebaya dan Arema bertemu di stadion Tambak Sari Surabaya”Kandang Bajul ijo” melihat dari segi teknis permainan keduanya memang berbeda jauh, Arema sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Indonesia dengan raihan point 30 sedangkan Persebaya sendiri memperoleh nilai 16 menduduki posisi 10 Klasemen liga dan dalam 5 pertemuan terakhir kedua team Arema lebih unggul, karena Persebaya belum pernah meraih kemenangan atas Singo edan, berikut redaksi rangkum pertemuan terakhir kedua team :

30 Desember 2007 – Liga Indonesia XIII – Persebaya vs Arema 1-1
13 Pebruari 2007 – Liga Indonesia XIII – Arema vs Persebaya 2-1
4 September 2006 – Persebaya vs Arema 0-0
1 September 2006 – Arema vs Persebaya 1-0

Statistik Musim Ini
Persebaya

Menang: 4 (3 home, 1 away)
Kalah: 5 (2 home, 3 away)
Imbang: 4 (2 home, 2 away)
Clean sheet: 3 (2 home, 1 away)
Rata-rata gol per pertandingan: 1,69 (2 home; 1,33 away)
Rata-rata kebobolan per pertandingan: 1,69 (1,43 home, 2 away)
Rata-rata menit mencetak gol pertama: 26,75
Rata-rata menit kebobolan gol pertama: 44,30
Menang terbesar: 5-2, vs Persisam
Kalah terbesar: 1-4, vs PSPS Pekanbaru
Gagal mencetak gol: 5 pertandingan
Top skor: Andi Odang (6 gol)

Arema
Menang: 9 (5 home, 4 away)
Kalah: 1 (0 home, 1 away)
Imbang: 3 (2 home, 1 away)
Clean sheet: 9 (5 home, 4 away)
Rata-rata gol per pertandingan: 1,23 (1,43 home; 1 away)
Rata-rata kebobolan per pertandingan: 0.31 (0,29 home, 0,33 away)
Rata-rata menit mencetak gol pertama: 32,44
Rata-rata menit kebobolan gol pertama: 29,25
Kemenangan terbesar: 3-0, vs Sriwijaya FC
Kekalahan terbesar: 1-0, vs Persela
Gagal mencetak gol: 4 pertandingan
Top skor: Noh Alam Shah (6 gol)

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya
10/1 – Pelita Jaya vs Persebaya 2-2 IMBANG
3/1 – Persela vs Persebaya 0-0 IMBANG
30/12 – Persijap vs Persebaya 1-0 KALAH
19/12 – Persebaya vs Persik 0-1 KALAH
16/12 – Persebaya vs Persiba 0-0 IMBANG

Lima Pertandingan Terakhir Arema
10/1 – Arema vs Persema 3-1 MENANG
23/12 – Arema vs Sriwijaya FC 3-0 MENANG
19/12 – Arema vs Persib Bandung 0-0 IMBANG
16/12 – Persela vs Arema 1-0 KALAH
12/12 – Persijap vs Arema 0-1 MENANG

Pada laga yang di gelar, 16 Januari 2010 kedua Supporter team telah menandatangani MOU dengan pihak keamanan setempat, Aremania sendiri bersedia tidak datang ke Surabaya karena masalah keamanan, sehingga mereka (Aremania.red) akan menggelar nonton bareng di beberapa titik di Kota Malang, meskipun telah menandatangani kontrak kesepakatan untuk tidak datang ke Tambak Sari, Yuli Sumpil selaku Konduktor Aremania menyesalkan larangan datang ke Surabaya

Arema Malang Konsentrasi Penuh

08.37


Arema Malang Konsentrasi Penuh

MALANG- Menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan Laga Indonesia Super di Stadion Kanjuruhan hari ini, Arema Malang akan bermain penuh disiplin dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Pelatih Arema, Robert Rene Albert, menyatakan dua faktor tersebut merupakan hal penting untuk memburu kemenangan.

"Sriwijaya adalah tim besar dengan pemain-pemain hebat. Mereka secara permainan juga kuat. Jadi kami harus bermain disiplin dan jangan sampai kehilangan konsentrasi sepanjang pertandingan. Kami juga harus menunjukkan determinasi tinggi. Itu kunci permainan yang akan kami tunjukkan besok (hari ini)," kata Robert.

Arema, yang masih kukuh di puncak klasemen dengan mengemas 24 angka, gagal mengemas poin penuh dalam dua laga terakhir. Setelah menuai kekalahan perdana 0-1 oleh Persela Lamongan, Arema hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persib Bandung pada pertandingan selanjutnya. Karena itu, dalam laga melawan Sriwijaya, Arema bertekad kembali meraih kemenangan.

"Asalkan kami bisa menampilkan permainan yang disiplin, penuh konsentrasi, dan ada determinasi, kami akan bisa menang," ujar pelatih asal Belanda itu. Dalam laga kali ini, Robert bisa menurunkan hampir semua pemain intinya, kecuali dua bek sayap, Hermawan dan Zulkifli, yang masih cedera. Beberapa pilar yang tidak bisa bermain penuh saat melawan Persib, seperti Pierre Njanka, Ridhuan Muhammad, dan M. Fakhrudin, akan kembali mengisi posisi starter. Noah Alam Shah, yang sudah bebas dari akumulasi kartu kuning, juga bisa diturunkan.

Robert menyatakan timnya akan belajar dari saudaranya, Persema Malang, yang pekan lalu bisa mengalahkan Sriwijaya. "Persema bermain penuh konsentrasi, sementara Sriwijaya kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. Akibatnya, mereka kecolongan gol di menit-menit terakhir. Kami akan belajar dari pertandingan itu," katanya.

Persib tanpa Moreira

Adapun Persib Bandung dipastikan tampil tanpa penyerang Hilton Moreira saat melawan Persema di Stadion Gajayana, Malang, hari ini. Penyerang asal Brasil itu tengah menjalani hukuman setelah diganjar kartu merah dalam laga melawan Arema pekan lalu.

Selain itu, Maung Bandung-julukan Persib ada kemungkinan tak bisa tampil secara penuh. Suchao Nut-num, gelandang Lincah asal Thailand, cedera ankle kanan saat dijamu Arema. Meski begitu, manajer Maung, Umuh Muhtar, mengaku tak jen. "Kecuali Hilton, semua pemain lainnya siap tempur melawan Persema besok," kata Umuh saat dihubungi kemarin sore.

Bahkan Suchao, Umuh melanjutkan, mulai pulih dari cedera. "Kemarin-kema-rin, Suchao memang masih bengkak kakinya, tapi sekarang sudah membaik. Kemungkinan besok dia sudah bisa main, lihat saja perkembangannya. Saya optimistis Persib bisa mencapai target poin maksimal besok."

Tentang lawannya yang berhasil mengalahkan Sriwijaya FC pada Minggu lalu, Umuh tak mau menganggap enteng, meski rata-rata tingkat keterampilan pemain Maung di atas anak-anak Persema. "Level Persema masih di bawah kami, tapi kami tetap akan main dengan kekuatan penuh dan mewaspadai para pemain Persema

Arema Optimistis Juarai Liga Indonesia

18.36


Tim "Singo Edan" Arema Malang optimistis meraih tahta tertinggi dalam kompetisi Liga Indonesia (Ligina) XIII, meski terjadi penggantian pelatih secara mendadak menjelang digelarnya babak delapan besar di Stadion Brawijaya Kediri, Jatim, 16 hingga 20 Januari mendatang.

Pelatih Miroslav Janu yang ikut mengantar Arema mencapai babak delapan besar, sejak Kamis (10/1) kemarin posisinya digantikan oleh Joko Susilo dan Herman Kardiaman yang sebelumnya menjabat asisten pelatih.

Pemain gelandang Arema yang juga pemain Timnas U-23, Arif Suyono, Jumat menyatakan keyakinannya Arema mampu menjadi juara sebagaimana ditargetkan manajemen setelah ia melihat persiapan tim serta kondisi pemain yang ada.

"Kesempatan untuk menjadi juara sudah terbuka lebar. Untuk itu diperlukan kerjasama serta komitmen untuk menang dari seluruh pemain, manajemen dan Aremania (suporter fanatik Arema)," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, untuk meraih target, Arema terlebih dahulu harus mampu meraih poin maksimal pada pertadingan babak delapan besar. Sehingga langkah untuk menjadi juara akan lebih besar.

Pada babak delapan besar akan berhadapan dengan puncak klasemen wilayah barat Sriwijaya FC, peringkat tiga wilayah barat PSMS Medan dan peringkat dua klasemen wilayah timur Persiwa Wamena.

Lebih lanjut ia menjelaskan, walaupun terjadi perubahan pelatih pihaknya tidak mempermasalahkan, yang paling penting saat ini adalah kekompakan tim serta meningkat persiapan menjelang pertadingan babak delapan besar.

Senada dikatakan kapten Arema, Alex Pulalo, pihaknya tidak mempermasalahkan siapa yang menjadi pelatih Arema saat ini. Target pribadinya adalah bisa meraih juara Liga Indonesia yang sudah didepan mata.

"Saya tidak mau melihat siapa pelatih A dan siapa pelatih B, yang paling penting adalah bisa bermain bagus dan meraih apa yang telah ditargetkan," katanya saat dikonfirmasi.

Pergantian pelatih Arema Malang terjadi secara mendadak, hal tersebut terjadi setelah manajemen Arema dan Miroslav Janu tidak mendapatkan titik temu terkait dengan nilai kontrak perpanjangan sebagai pelatih. Kontrak Miro dengan Arema Malang telah berakhir sejak 31 Desember 2007.

Sementara itu pelatih baru Arema Joko Susilo mengatakan, target juara Ligina XIII bisa tercapai jika seluruh komponen baik pemain, pelatih, manajemen dan Aremania bisa bekerjasama dengan baik

"Yang paling penting adalah kerja keras. Dengan kerja keras tidak menutup kemungkinan semua target yang dibebankan oleh manajemen yaitu juara Ligina XIII akan tercapai," katanya

Menurut dia, persiapan tim menjelang pertadingan babak delapan besar sudah dilakukan sesuai dengan yang direncanakan. Salah satunya adalah menentukan strategi untuk menghadapi tim-tim yang masuk dalam delapan besar.

Arema Ancam Mundur dari Kompetisi Liga XIII

07.27


Arema Malang, Jawa Timur, menyatakan mundur dari kompetisi Liga XIII, jika tim berjuluk "Singo Edan" itu bersama supporter fanatiknya, Aremania, dan Alexander Pulalo dihukum oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, tanpa mempertimbangkan rasa keadilan.

Manajer Arema, Satria Budi Wibawa, Sabtu petang, menegaskan sudah tidak ada gunanya lagi mengikuti kompetisi karena Komdis berbuat sewenang-wenang dan sudah terlibat langsung merusak iklim kompetisi yang tidak jelas, serta hanya mengedepankan ketidakadilan semata.

"Arema mundur dari kompetisi sebagai bentuk solidaritas dengan Aremania yang telah bersama-sama berjuang selama bertahun-tahun. Kami berharap, ketua umum PSSI Nurdin Halid dengan bijaksana bisa menyelamatkan Arema dan Aremanianya sebagai aset sepakbola nasional, bukan sebagai `musuh` dan diperlakukan tidak adil," katanya di Malang.

Selain itu, katanya, Arema juga berharap kepada ketua Badan Liga Indonesia (BLI) juga turut menyelamatkan Arema dan Aremania dari sanksi "ngawur" dari Komdis, serta membebaskan persepakbolaan nasional dari kepentingan-kepentingan sempit yang justru merusak iklim sepakbola nasional.

"Jangan sampai PSSI serta BLI rusak, hanya karena keputusan Komdis yang sepihak tanpa mempertimbangkan rasa keadilan," kata mantan wartawan itu menegaskan.

Ia mengemukakan, pihaknya bersama Aremania maupun pihak terkait terus melakukan upaya, agar sanksi yang dijatuhkan Komdis pada Arema, Aremania dan Alexander Pulalo dipertimbangkan kembali lebih adil dan proporsional, bukan hanya melihat dari sudut kepentingan pihak-pihak tertentu yang menginginkan Arema gagal menembus babak berikutnya.

"Kalau BLI dan PSSI tidak mampu bertindak dan hukuman terhadap Arema, Aremania dan Alex tak berubah, maka dengan berat hati, Arema menyatakan mundur dari kompetisi Liga XIII. Meski saat ini Arema sudah menjalani pertandingan babak 8 besar," katanya menegaskan.

Akibat kericuhan pada pertandingan perdana babak 8 besar yang digelar di Stadion Brawijaya-Kediri, tim Arema didenda sebesar Rp25 juta, Aremania dicekal tidak boleh mendampingi tim kebanggaannya selama tiga tahun di wilayah Indonesia.

Selain itu, kapten tim "Singo Edan", Alexander Pulalo juga dijatuhi hukuman skorsing selama dua kali pertandingan dan denda Rp25 juta.

Sementara Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) pertandingan yakni BLI dan Panpel Kediri dijatuhi hukuman denda sebesar Rp50 juta, karena dianggap tidak mampu menyelenggarakan pertandingan dengan tertib, aman dan nyaman.

Komdis juga mengembalikan perangkat pertandingan, yakni wasit dan asisten wasit pertandingan Arema vs Persiwa kepada Badan Perwasitan Seluruh Indonesia (BWSI).